Sabtu, 11 Juli 2015

Mutawwif Kinari

apbl tlh msk bln rajab. angin yg berhembus terasa sangat menyejukkan batin ini. 4 bln yg disebutkan yaitu rajab. sakban. ramadhan dan zulhijjah. bgt mengingatkanku akan sebuah kisah hijrah seorg warga kinari yg bernama H Jabbuih. Baru2 ini aku juga ketemu teman Al Jufri namanya. beliu adlh salah satu dari cucu syekh al khaalidi pasaman. Dia bercerita ttg kakeknya jk pergi menunaikan ibadah haji bisa menghabiskan waktu pulang pergi selama 10 thn. Kn hatiku bertanya. kok bisa ? Kemaren aku juga melihat tayangan Net Geo Wild tentang "jalur sutra" (silk road). Dari apa2 yg aku amati itu timbul sebuah kekaguman yg luar biasa thd tekad n perjuangan seorg anak manusia dlm mencari Tuhannya.
Pd zaman dahulu ada seorg kakek dari kinari bernama H Jabbuih. Beliau ini menurut keterangan adlh berasal dari kaum Dt Bandaro suku caniago kinari. Suatu hari beliau ditakdirkan Allah utk menunaikan ibadah haji ke tanah suci mekkah..beliau termasuk salah seorg urg nagari kianari yg punya potensi diri di atas rata warga masy. kinari waktu itu. Krn begitu senangnya thd ilmu agama. sdh banyak guru2 di ranah minangkabau yg beliau temui utk mendalami ilmu agama. namun htnya blm juga merasa puas dg yg sdh didapatkan. Sesampainya di tanah suci mekkah beliau melihat banyak terdpt halakah2 ilmu agama yg diadakan oleh syekh2 ternama dunia. stlh selesai berhaji. beliau bertekad utk "manauang" (menetap) di mekkah hingga tb musim haji thn berikutnya. kmdn stlh itu beliau plg ke kinari.

Dikampungnya dia sampaikan keinginannya utk mendidik n mengajak kaumnya utk mempelajari ilmu agama islam. tp rpnya keadaan berkata lain. keluarga n kaumnya lebih senang menggiatkan adat istiadat yg kadang kl blm sejalan dg ajaran agama islam. lama kelamaan ht beliau semakin masgul. setelah beristiqarah mk beliau memutuskan utk hijrah saja ke kota mekkah. seluruh harta pusaka yg ada di kinari beliau gadaikan kpd kaumnya. lalu beliau kembali menunaikan ibadah haji utk kedua kalinya. stlh menetap di mekkah dan belajar di setiap halakah ilmu. apabl sdh dtg musim haji mk beliau menjadi salah seorg syekh tempat menetap para tamu Allah utk menunaikan ibadah haji. terutama yg berasal dari tanah melayu. menurut keterangan beliau juga pernah mendirikan surau di mekkah. hingga thn 1957 surau itu ktnya msh ada. dan setelah itu berita ttg angku h jabbuih tdk lagi diketahui. oleh org kinari. dmk. www

Perjalanan Suci 1

Bgt terpana perasaanku ketika ibu mertuaku menaearkanku utk melaksanakan umrah utk pertama kalinya. Antara percaya n tidak shg galau rasanya bathin ini. Kmd aku diajak kesebuah travel biro kecil yg nyempil di deretan toko2 yg berjejer di jln taman solo. Melihat penampilannya yg sangat sederhana hatiku bertanya. apa benar ini travel biro penyelenggaraan haji n umrah ? Stlh aku ber bincang2 dg direkturnya mk keraguanku tadi semakin sirna. Rupanya beliau ini sdh banyak pengalaman dg asam garam dlm usaha jasa semacam ini dinegara timur tengah. sungguh luar biasa. Beliau lbh bangga dg usaha sendiri dp sll bekerjs diperusahaan raksasa diluar negeri.
Stlh segala sesuatu beres. kn tibalah saatnya aku menuju bandara suta. Tapi aku jadi kaget kok yg menjadi mutawwifku bkn dr biro jasa tmpt aku mendaftar melainkan dr biro jasa lainnya. "tak apalah kataku dlm hati".
Singkat cerita kn aku telah tiba di bandara king abdul aziz UEA. Pd mlm itu jg aku bersama rombongan naik bus menuju madinah. kota suci Rasullah saw. Disepanjang jln tiada hentinya hatiku bertalbiyah. "labbaik allahuma labbaik..." dg air mats bercucuran se akan2 aku menjadi tamu Allah n Rasullah saw. Tangan nabiku se olah2 melambai menyambut kedatanganku. Pagi aku bersama rombongan tiba. Stlh cek inn di hotel n beristirahat bbrp saat sambil sarapan pagi. kmdn rombongan diajak mengunjungi masjid Rasullah saw. inilah shalat sunat dhuha yg aku rasa bgt nikmat. Aku merasa di masjid sendiri. Stlh bersalam kpd nabi langkahku semakin enteng n kesempatan di raudah ku dptkan bgt mudah. Dmkn pl saat ziarah ke masjid quba. Stlh bbrp hari sehabis shalat jumat di masjid Rasullah saw km meneruskan perjalanan menuju kota Mekkah. Sungguh bgt berat rasanya berpisah dg masjid nabawi n makam Rasulullah saw. Disepanjang perjalanan aplb setelah miqat di Bier Zulhulaifah (bier ali) kalimat tayyibah "labbaik allahumma labbaik tiada putus2nya aku ucapkan. perasaan ini betul2 saat itu aku menjadi tamu Allah SWT. Sesampainya di kota Makkah aku n rombongan ditempatkan dibuah hotel berbintag 4. Pelayanannya n makanannya full timur tengah. Kmdn stlh 3 hari mertuaku komplen krn kamar yg kami tempati membelakangi kabah. akhirnya km dipindahkan ke sebuah hotel biasa di seberang masjidil harram. Htku berkata 'benar2 3 hari di hotel mewah itu aku menjadi tamu Allah yg istimewa.

Kn aku akan kembali ke tanah air. Dg air mata bercucuran saat tawaf perpisahan jiwaku menangis "ya Allah..kpn lg kah Engkau akan mengundang ku kemari sbg tamuMU. Mulai sejak itu aku lebih ber hati2 dlm menilai apa yg nampak. krn rupanya ada banyak hikmah dibaliknya. Masyaallah.....

Perjalanan Suci

Sesampainya di pdg arafah, mutawwif yg memandu perjalan mulai bercerita. "sdr2, ibu2 n bpk2 para tamu Allah yg berbahagia ktnya.
disinilah ayat Al.Quran yg diterima Rasulullah saw. Bismillah... Auzubillah.... Al yaumal akmal tulakum dinukum....dst
Apa yg disampaikan mutawwif itu hatiku berkata " Pada hari ini Aku sempurnakan agamaKU utkmu dan AKU rela Islam sbg agamam.... Air mataku mulai merebak. Pandangan mataku kepadang yg luas itu mulai kabur karena air mata n isak tangis.

Sdr2 para tamu Allah SWT. Mendengar langsung dari mulut Rasulullah saw akan ayat itu. banyak para sahabat yg senang n bergembira, namun lain hal nya dengan sahabat Nabi saw Abu bakkar asiddiq. ra. beliau semakin lama semakin menjadi tangisnya. Kmdn lalu beliau ditanya para sahabat2 pd waktu itu. Ya Abu Bakkar !, kenapa engkau menangis ? mestinya hari ini kt senang n beegembira karena Allah SWT telah menyemlurnakan agama kita dan Allah tlh ridho bhw Islam sbg agama kt. Yang ditanya malah semakin keras sedu sedan dan isak tangisnya. lalu Abu Bakkar Assiddiq r.a berkata. "tidakkah kalian paham bhw dg turunnya ayat ini telah menyiratkan kpd kt bhw umur Rasulullah saw tidak lama lg. beliau akan meninggalkan kt. kt akan berpisah dg Rasulullah saw. Mendengar keterangan Abu Bakar Assidiq itu barulah para sahabat menyadari dan kmdn semua menangis dan isak air mata. Semua bgt sedih akan berpisah dg manusia pilihan Allah. Dlm perjalanan plg dari padang arafah para sahabat yg hadir waktu itu lebih banyak diam dan isak tangis. setiap talbiyah yg diucapkan senantiasa diiringi deraian air mata. namun 3 bln kemudian Rasulullah saw wafat di kota Madinah (Malin Sati)

Cerita Isham Mahmud

Cerita Isham MahmudPembantaian
Malam telah berlalu. Sebentar lagi fajar akan membentang. kemudian akan disusul mentari pagi di ufuk timur. Bunga2 mengharum semerbak dan burung2 pun telah keluar dari sarangnya dan hinggap di ranting2 kayu.
Cahaya pagi mengetuk pintu dan masuk ke dlm rumah lewat lubang2 dinding. Udara pagi yg sejuk membelai wajah anak muda itu, shg menambah segar ybs.
Segala puji bagi Allah yg tlh menghidupkan n mematikan, dan kepadaNYA kami akan kembali, ucapnya.
Suara halus menabah keindahan ratapnya yg menggema ber ulang2, sampai dtg taqdir Allah. Ia diam dg se tenang2nya. Akan ttp ketenangan itu cepat sekali berakhir dg terdengarnya bunyi sepatu. Disusul ketukan pintu dr tangan2 kasar yg mengguncang rumah kecil itu.
"Siapa yg mengetuk ?"
"Buka pintu ! Kami akan memeriksa !"
"Baik. Tapi ada apa ?"
"Buka dulu. Nanti kami ceritakan padamu".
Pemuda itu membuka pintu dg tenang sekali, penuh kepercayaan dan dg rasa aman.
Tangan2 kasar yg mengetuk pintu keras2 tadi telah memegang dua tangan halus yg banyak sekali memegang Al.Quran.
Setelah badai kekasaran berhenti pemuda itu melengong se akan2 terbangun dari tidur nyenyaknya. Sedangkan kedua tangannya terikat rantai!
"Apakah ini ? Apakah yg tlh terjadi ?"
"Bukankah engkau yg bernama Aiman ?" tanya salah seorang dari mereka.
Aiman memperhatikan org2 yg berada dlm rumah kecil itu. Ia berusaha mengatasi ketakutan yg dirasakannya. Ia berkata pd dirinya sendiri, "Tak salah lagi, mereka inilah org2 yg diperingatkan Yasir kepadaku. Belalak mata mereka besar, penglihatan mereka yg mengandung kebencian penuh dengan kejahatan yg ganas yg akan membakar hati org2 yg kena cambuk.
"Apakah ini ?" suara gemuruh yg menggoyangkan kamar itu mengusir ketenangan.
"Ini....ini Quran".
"Quran ? Mengapa kamu menghafalkannya !
"Aku mengingat Allah di dalamnya"
"Mengingat Allah ? Ataukah kamu mencela kami dengannya ? Ini, rasakan olehmu !"
Mereka mulai memukul, me maki2 dan mencambuk Aiman.
Peristiwa ini sampai ke langit. Burung2 menceritakannya kepada pohon kayu. Sedangkan lebah membisikkannya kepada bunga yg sdg mengorak kelopak.
Temanku ! Mereka menyiksa engkau sesudah kami.**
Bangunan besar dg jendela kecil. Mereka membawa Aiman dari satu kamar ke kamar yg lain hingga sampai ke sebuah kamar yg pintunya besar. Org2 itu mengetuk pintu dan meminta izin masuk utk membawa Aiman.
"Urusan selesai pak. Tapi bapak jangan takut kpdnya.
"Pergilah. Nanti akan aku katakan kpdmu".
Org itu keluar meninggalkan Aiman di kamar lelaki besar yg memegang cambuk.dengan ujung diberi minyak.
"Baik, ya Aiman. Di mana engkau sembunyikan selebaran itu?".
"Selebaran apa.?"
"Selebaran yg diberikan Yasir kepadamu".
"Yasir tdk memberikan apa2 kepada saya, kecuali.."
"Kecuali apa ?"
"O, jelas kamu tak mau memberi jawaban kpdku. Mengakulah. Itulah yg lbh baik utkmu. Yasir tlh mengaku"
Darah mengucur pada kedua pipinya. Memercik kebagian mukanya yg lain. Lelaki besar itu merasa puas dan lega.
"Apa yg akan kaukatakan?. Apakah kau tak akan mengaku?
"Saya siap2 utk menjawab"
Blm lg selesai berkata. Laki2 itu tlh melepaskan pukulannya mengenai jasad Aiman.
"Pengawal !, teriaknya.. Bawa org ini ke penjara baqah tanah. jebloskan ke tempat siksaan yg terakhir.
"Siap tuan"
Aiman tak sanggup lg berjalan setelah bbrp cambuk menghujam dirinya.
Disana ia melewati tempat siksaan yg banyak sekali. Du dlmnya nampak kawannya dulu sering bertemu di bbrp mesjid. Ia dimasukkan pengawal ke sebuah kamar yg hanya muat utk tiga org. tetapi telah terisi lima orangdan enam orang dg Aiman. Kamar itu jangankan mempunyai jendela. Sebuah lubang kecilpun tidak ada. Aiman teringat akan rumah kecilnya. Ia dicambuk di atas batu yg ada di salah satu.pojok tempat siksaan itu. Khayalnya terhenti oleh bunyi tumit sepatu yg keras seperti bunyi sepatu yg didengarnya di muka rumahnya dulu. Bunyi tumit itu tak berhenti. Jelas kedengaran banyak sekali. Tiba2 ia diam memejamkan matanya, tenang, takut dan gentar.

Semua yg ada dlm tempat itu memalingkan pandangannya. Mereka berusaha mendengarkan dg melekatkan kuping ke dinding. Sebuah ledakan kedengaran mengguncang tempat siksaan itu, keras sekali. Bunyi nyala api gemuruh kedengaran bercampur suara azan, pekikan, dan tahlil.
Apakah ini ? Apakah mereka.membakar yg ada di dalamnya ?. Beruntun pertanyaan itu muncul dlm pikiran Aiman. Terasa mereka itu kecil sekali, tak ada harga sama sekali, terombang ambing di tengah2 dengung suara api dan riuh bunyi takbir.
Kegemparan kemudian berhenti. Semua berada dlm ketakutan, tak bersuara. Kembali gema tahlil mereka dengar lagi.
"Hai, picingkan matamu !. Menghadap kebelakang !" Kedengaran suara laki2 besar yg memegang cambuk itu. "Buka segera pintu camp ini. dan keluarkan binatang2 itu segera, katanya.
Tentara yg mendengar perintah itu segera mengeluarkan org2 tahanan seorang demi seorang.
"Jangan melengong!"
Tetapi Aiman menoleh ke kiri dan ke kanan.
"Apakah ini ? Ya Allah. Kasihanilah kami "
Semua dinding2 sudah merah....darah....bangkai... dlm keadaan robek2 terbujur di sana sini. Darah mengalir bagaikan anak sungai. Aiman melihat tentara2 yg berada dlm kamar siksa itu ber main2 dg bangkai2 itu dan menyepak nyepak mereka.
Aiman mulai membersihkan dinding2 yg berlumuran darah itu dan menyiramnya dg air. Kemudian air matanya mengalir. Darah bercucuran ke atas tanah lalu mengalir.
Aiman men dengar2kan apa yg sedang dibicarakan oleh prajurit2 itu. Tiba2 salah seorang berkata "Saya yakin bahwa para tahanan telah saling membunuh".

Setelah suasana tenang, Aiman teringat kembali peristiwa itu. Air matanya menetes hangat jatuh ke bumi, mengingat betapa mengerikan apa yg telah disaksikannya. Dari bibirnya keluar ucapan, "Semoga Allah akan memberikan rahmatNYA kepada para syuhada itu". Aamiin...

Cerpen Angku Amlika

Cerpen Angku Amlika"Pembalasan pasti datang"
Daerah Dar Laus di Ankara msh diselimuti gelapnya subuh. Remang2 terlihat tiang gantungan, tepat di tepi jln menuju Masjid Raya Beiram.
Syeh 'Athif merasa malam senyap itu adalah saat2 terakhirnya di mayapada. Ia sdh siao dg pakaian putih. Dari bibirnya tiada lepas2nya terlontar zikir. Ia sadar n sekaligus pasrah. Dari Ilagi ia datang dan kepadaNYA ia akan kembali.
Algojo, polisi penjara n petugas pengadilan tlh siap disana. Tangan syeh yg sepuh itu sdh diikat ke belakang. Lehernya jg sdh dibelit dg jerat gantungan. Dari mulutnya menggumam doa khusyuk. Waktunya sdh tiba. Suasana semakin mencekam. Per-lahan2 ia mulai manaiki bangku.
Sesuai dg tata cara yg ada, sekali lagi petugas membacakan putusan2 Mahkamah. Kesempatan terakhir. Petugas bertanya, apakah syeh Athif akan mengucapkan pesan terakhirnya. Dengan tenang n jelas mulutnya berkata, Aku berjanji tiada Tuhan selain Allah. Dan aku bersaksi bhw Muhammad itu utusan Allah"
Seusai syahadat itu diucapkan, algojo menyentakkan bangku di bawah kaki syeh. Jerat yg dipasang dilehernya semakin erat. Tubuh tua renta itu ter-gantung2 sebentar sampai akhor tiada bergerak sama sekali. Nun sayup2 terdengar suara azan dari masjid Beiram. Allahu Akbar ! 2 x
Angin subuh yg betiup sepoi2 seakan hendak memutar jasaf syeh agat akhir hayatnya dg wajah menghadap ke kiblat. Kaum muslimin yg hendak menunaikan shalat subuh lewat dg kepala terrunduk. Hening....Air mata pun meleleh.


Bbrp tahun kmd. Kul Ali sbg Ketua Hakim Mahkamah tkh pensiun. Kini sdh tua renta. Bahkan hrs dirawat di rumah sakit. Tdk seorangpun tahu apa penyakit yg dideritanya.
Dua org dokter berdiri termanggu di depan kamarnya. "Sungguh aneh. Tak sanggup rasanya aku masuk ke kamar pasien yg satu ini, kata salah seorang dokter. Dokter yg lain menjawab "kenapa ?"
Dokter pertama menjawab, " Semiga kiranya Tuhan tdk lagi menurunkan penyakit seperti ini. Selama hidupku, blm pernah aku melihat pemandangan seperti ini. Alangkah menakutkan !. Bayangkan...kotoran keluar dari mulutnya. Seluruh temoat tidurnya penuh dg kotorsn n najis. Badannya jg sdh lemah. Tetapi mengapa Tuhan malah memanjangkan deritanya ? mengapa ?"
Di atas kubangan najis, tubuh yg pernah menjatuhkan vonis mati bg syeh Athif itu ber-guling2. Mrnanggung rasa sakit yg amat sangat. Saking sakitnya ia me-robek2 selimutnya. Mengenaskan. Dan tdk seorang dokterpun atau perawat yg mau mendekatinya.
Dikter kedua, dg perlahan lahan membuka pintu kamar pasien yg kena penyakit aneh itu. Serta merta hidungnya disergap oleh bau busuk yg menyengat. Pekikan dan raungan menegakkan bulu romanya. Ia segera menutup hidungnya, dan keluar kamar. "Ah.... tak sanggup aku melihatnya... ujarnya.
Akhirnya kedua dokter itu berlalu dari depan ruang pasien tsb. sambil bertanya tanya... dosa apa kiranya yg diperbuat oleh org tua renta itu sehingga Allah menyiksanya sedemikian rupa..dan masih memanjangkan umurnya dlm derita...'auzubillahi...min zalik.....(malin sati)**

Kamis, 09 Juli 2015

Gaya Hidup

Gaya Hidup : Bagaimana Pendidikan Menyikapinya ?
Situasi terkini…
Sedang berproses...
Manusia memiliki satu keinginan dan kerinduan terdalam di peziarahan hidup ini. Kerinduan dan keinginan itu adalah kebahagiaan. Mengapa ? Karena, kebahagian hidup manusia terletak pada kepemilikan makna akan hidupnya. Oleh karena itu, Kebahagiaan dimengerti dan diartikan sebagai kebermaknaan hidup. Dengan demikian, kebermaknaan hidup merupakan satu-satunya hasrat yang menyatukan segala kekuatan, ketegasan, dan kemampuan manusia dalam berproses di dunia ini. Dengan kata lain, kebermaknaan hidup merupakan arah dan tujuan seluruh kegiatan manusia.
Di satu sisi perjalanan hidup manusia, manusia itu adalah pribadi yang mendapati dirinya terlempar ke dunia ini, tanpa tahu dari mana dan hendak ke mana (Heidegger). Bagaikan seorang bayi yang tidak dapat memilih keluarga, orang tua, saudara-saudari, suku, negara, jenis kelamin, bentuk tubuh dan lain-lain. Manusia hanya tinggal menerima apa yang telah diberikan kepadanya. Keterlemparan manusia dalam dunia ini memperlihatkan adanya “kebelumsempurnaan “ dirinya. Inilah yang membedakan manusia dengan hewan. Di mana, manusia pada dirinya adalah pribadi yang belum selesai “diciptakan”. Keterlemparan yang belum “sempurna” mendorong dan mengarahkan dirinya senantiasa belajar menuju kepada sebuah kesempurnaan, (baca kebermaknaan ).
Dalam rangka mencapai kebermaknaan hidupnya, manusia mengambil tindakan pembelajaran dengan cara peniruan, mimetik. Di mana, manusia melakukan segala macam peniruan-peniruan untuk membangun kehidupannya. Oleh karena, meniru adalah suatu sifat manusia semenjak usia muda, suatu sifat yang tertanam dalam kodrat dan tabiatnya (Aristoteles). Manusia adalah makhluk yang paling suka meniru dan ia mulai belajar justru dengan meniru dan awal dari peradaban manusia adalah sebuah proses peniruan dari alam. Dengan kata lain, peniruan merupakan sebuah proses pembelajaran manusia dalam membangun world view, wawasan keduniaannya. Lagipula, dengan meniru kita belajar, kita menambah pengetahuan dan itu merupakan kenikmatan yang paling besar bagi setiap pribadi.
“ Aku bergaya maka Aku ada..”
Proses peniruan yang dilakukan manusia tanpa disadari juga merupakan suatu proses penghasratan. Manusia menghasrati hal-hal yang dihasrati oleh kebanyakan orang. Bentuk hidup tertentu, komunitas pergaulan tertentu, kepemilikan artefak-artefak tertentu, obrolan tertentu dan lain sebagainya. Penghasratan ini sebagai wujud penyamaan dan penyeragaman yang memungkinkan pribadi dapat masuk, menjadi bagian dan hidup dengan yang lain pada umumnya seraya mencoba untuk mendefinisikan dirinya. Namun, dalam budaya kiwari, identitas itu sering kali tidak otentik karena merupakan merupakan hasil konstruksi pelbagai bangunan pencitraan yang ditawarkan oleh industri dunia. Pengadopsian peniruan sering merupakan suatu indikasi pemassalan yang disebabkan oleh ketidakmampuan menemukan jati diri. Bukan sesuatu yang alami, melainkan sesuatu yang dibangun, diciptakan, dikembangkan, dan digunakan untuk menampilkan sebuah bentuk citra diri duniawi. Di mana, pasar dan kapitalisme menjadi motor penggeraknya .
Pencitraan yang diciptakan dunia adalah cara membingkai dan membungkus dunia sedemikian rupa sehingga merangsang dan menggugah pandangan seorang tentang hidup berdasarkan tampilan penampilan tawaran dunia. Untuk itu, Dunia mendengungkan pencitraannya sebagai sesuatu yang utama dan sesuatu yang penting dalam hidup. Kebajikan-kebajikan manusiawi digantikan dengan kebajikan-kebajikan visual media dan industri. Pribadi ditampilkan dari citra penampakannya, tetapi citra itu tidak selalu merupakan kesejatian, karena penampilan itu pada saat bersamaan adalah bentuk penyembunyian dan pengingkaran sifat eksistensial yang lain, yang jelek, memalukan, dsb.
Semuanya itu mengindikasi proses penurunan mutu kehidupan manusia. Ketika dunia kehidupan dibingkai dalam format citra dunia, maka kesadaran terdalam manusia diobok-obok, dipengaruhi dan dicetak dalam bingkai citra tersebut, dengan segala sifat reduksionisme dan artifisialnya. Visi dan misi hidup manusia diambil alih dengan perlahan-lahan tapi pasti oleh visi dan misi dunia, dengan segala gambaran kesempurnaannya. Pada titik ini, manusia berjalan menuju ke arah ruang nihilisme, manusia hidup dalam subjektivitas palsu melalui dunia citra. Seluruh dunia dan kehidupan manusia diredusir ke dalam ontologi citra, sambil mengasingkan diri dari diri yang sesungguhnya. Dengan demikian, manusia mengalami keterasingan dengan dirinya, akhirnya manusia mendapati dirinya dalam keterpecahan. (David Michel Levin).
Susan Sontag melukiskan dengan indah mengenai manusia yang terjerat dalam jaring-jaring dunia citra. Manusia citra adalah manusia yang lebih memilih citra ketimbang benda, tiruan ketimbang asli, reprentasi ketimbang realitas, penampakan ketimbang eksitensi (being). Dengan memilih citra daripada keaslian diri sama dengan memilih kepalsuan daripada kebenaran diri. Saat itu, tampilan citra dirayakan, dipuja, dibangun, dipilih, dan diinternalisasikan. Maka, citra adalah sesuatu yang harus selalu dibangun dalam seluruh perjalanan hidup. Manusia berusaha mengejar citra dengan optimalitas kekuatannya. Dengan kata lain, penciptaan citra di jagat hidup manusia adalah suatu pembingkaian yang meminggirkan serentak menyembunyikan realitas dan kebenaran seraya meredusirnya sebagai realitas dan kebenaran yang dikonstruksi dalam dunia citra. Dengan demikian pencitraan melahirkan potensi membangun dunia tiada batas antara realitas dan ilusi, melahirkan simulasi yang meretas perbedaan antara yang sejati dan yang semu, kenyataan dan fantasi didekonstruksi dengan proses pengcopyan, pengimitasian ( Hyper-reality, Umberto Eco).
Pemujaan akan citra dengan tegas menciptakan dan menimbulkan berbagai macam krisis dalam kehidupan manusia. Manusia kehilangan kepandaian dan kelihaian Kebajikan Sang Kebijaksanaan Sejati untuk mengkritisi pemaknaan hidup yang maya atau sejati. Kesejatian melebur dan meyatu dengan yang kemayaan. Good (kebaikan) menyatu dengan goods (barang). Kita sangat bangga dengan kemeja yang dibeli di Armani Counter, Plaza Indonesia, karena citra kemejanya yang barang bermerek. Kebutuhan (need) sama dengan Keinginan (want). Kita tidak akan cukup hanya makan, melainkan mesti makan di MC Donald, restaurant yang sama dengan warung tegal di Indonesia, bukan karena burgernya yang enak tetapi karena citra yang menyelubunginya. Hasrat jiwa citra telah meracuni manusia dengan moto “ Aku adalah apa yang aku konsumsi” . “ Aku ada karena aku bergaya...”. Tingkatan kebutuhan Abraham Maslow dijungkirbalikan. Aktualisasi diri menjadi tingkatan pertama manusia. Diri sesungguhnya ditentukan oleh apa yang kita kenakan, kita pakai, kita pergunakan, kita ucapkan, kita tonton, kita makan, dan kita-kita lainnya.
Dunia citra yang dihidupi manusia ini pun ditandai dengan berbagai pergerakan, pergantian, dan perubahan dalam tempo yang cepat. Kecepatan mesin dunia citra ini menggiring manusia pada satu titik kehidupan. “Diam berarti mati” (Paul Virilio). Apabila kita tidak mengikuti segala macam tawaran dunia yang serba cepat melalui citra teknologi, mode, perangkat hidup, habitus terbaru, dll, maka kita akan mati, kita kuno, ketinggalan jaman. Ada sebuah iklan televisi menampilkan ketertinggalan manusia dengan menvisulisasikan secara sangat baik dengan judul “ Hari begini nggak punya HP “. Oleh karena itu, tawaran yang menghadang diri kita adalah tawaran kekinian yang terus berubah dan berubah dengan perputaran yang dashyat. Belum selesai kita memahami fasilitas Hp terbaru telah muncul fasilitas Hp yang terkini. Manusia diajak untuk mengejar dan berlari meraih kesemuanya itu. Akibatnya, Kehidupan dalam percepatan membawa pada kehampaan dan hanya sampai pada kebendaan. Waktu manusia hanya disibukkan dan dihabiskan untuk meraih percepatan citra tanpa berhenti sejenak bagi ruang kebermaknaan dan keluhuran. Percepatan pencitraan yang bekerja dalam alam bawah sadar kemanusian telah mempersempit makna dunia spiritualitas. Dengan demikian, dunia manusia kini ditentukan oleh having dan bukan being (bdk. Erich Fromm).
“ Terbius Kesempurnaan semu dan maya….”
Tiada hari tanpa citra “ kesempurnaan” dunia. Manusia menikmati dan sekaligus menelan jargon-jargon keagungan dan kesempurnaan dunia ini. Hal itu dilakukan melalui media komunikasi dan visual. Media menjadi saluran rahmat kebudayaan semu dunia. Pertunjukan visual dan audio telah memposisikan diri sebagai sebuah kepalsuan hidup yang dicuplik di atas panggung pertunjukkan agar para penikmat mengantongi ilusi kehidupan melalui mereka. Media-media itu tiada henti membordir dan membumi hanguskan kedirian manusia. Mereka menggubah citra kesejatian menjadi citra pasaran. Akhirnya, ruang lingkup dan waktu kesejarahan hidup manusia tiada lain adalah ruang lingkup dan waktu kesejarahan media. Manusia menjadi contoh hidup produk-produk dunia.
Menarik, fenomena itu digerakkan oleh satu mesin, “mesin hasrat pencitraan”. Mesin yang bekerja dan bermain dalam tataran psikis manusia. Kehasratan yang digoda dan digelitik yaitu; hasrat karnal dan hasrat libidal. Karnal adalah hasrat tubuh kepada segala sesuatu yang berbentuk material, harta benda, makanan, dll. Pembentukan hasrat karnal sangat tergantung pada sifat dasar dari obyek karnal itu (material) yang bersentuhan dengan tubuhnya. Hasrat libidal adalah hasrat tubuh kepada sesuatu yang sifatnya imaterial, harga diri, status, kelas, pangkat, pujian, pesona, dan segala yang berkaitan dengan hal imaterial. Dalam proses terjadinya, hasrat libidal lebih terarah pada dirinya sendiri, dorongan dan kepentingannya akan pemuasaan sang aku, ego (Alfathri Adlin). Kedua hasrat itu, dua sisi mata keping uang logam, bekerjasama (dipakai dunia pencitraan) membentuk dorongan hasrat yang terwujud dalam prilaku manusia.

“ Pendidikan keaktifan diri ”
Paparan di atas adalah sebuah panorama kekinian dunia manusia. Dimana kemanusiaan sejati diletakan pada sebuah “kesemuaan citra” yang ditopang, digerakkan, dan dikonstruksi oleh kapitalitisme dengan segala bentukannya. Bagaimana kita bersikap ? Catatan kecil ini mencoba untuk meneropong dalam kacamata pendidikan. Bagaimana pendidikan mencoba dan membantu kita untuk bersikap terhadap dunia kiwari. Mengawali pembahasan kita, ada baik kita memulainya dengan melihat rumusan tujuan sebuah pendidikan yang terdapat dalam UU RI tahun 1989 nomor 2. Rumusan itu mengarahkan pendidikan kepada suatu upaya proses pembentukan kecerdasaan menyeluruh pada diri pribadi manusia Indonesia. Bertolak dari perumusan ini, kita dapat mencari model pendidikan mana yang sekiranya dapat membantu dan menolong pencapaian tujuan pendidikan kita.
Pendidikan haruslah menciptakan dan membentuk manusia yang mengikuti proses pendidikan itu menjadi pribadi-pribadi yang berbudaya. Budaya harus diartikan sebagai wujud diri yang manusiawi. Berbudaya adalah manusiawi. Pribadi yang memiliki dimensi manusiawi. Oleh karena itu, pendidikan bukan sekedar penciptaan pribadi yang siap dalam lapangan kerja dan yang berorientasi pada pasar melainkan pribadi yang holistic, menyeluruh, matang, dan dewasa. Maka, proses pendidikan menjadi sesuatu yang penting dalam pembentukan karakteristik pribadi dan bukan berorientasi pada hasil dan prestasi semata.
Salah satu metode proses pendidikan itu adalah proses metode pendidikan yang didasarkan pada keaktifan diri. Proses ini berpangkal pada sebuah pemahaman mendasar bahwa mnusia adalah mahluk yang berproses, makhluk yang dinamis. Proses yang terjadi dalam diri manusia itu yang menandai sebuah perkembangan. Oleh sebab itu, pendidikan yang berproses merupakan sebuah usaha pendampingan terhadap para peserta didik sebagai pribadi yang hidup. Dimana, adanya ruang dan waktu bagi sebuah penghargaan kodrati bagi para peserta didik untuk bersifat aktif dan kreatif berproses dalam mewujudkan dan membentuk diri. Bahwa, proses pendidikan adalah proses perangsangan dan bimbingan perkembangan diri. Proses ini juga memberikan keterbukaan bagi para peserta didik untuk memproses perkembangan dirinya dalam ruang dan waktunya. Dengan kata lain, peserta didik, dipahami, sebagai mahluk yang hidup dan aktif berinteraksi dengan dunia sekitarnya tidak hanya untuk mempertahanan hidupnya, melainkan juga untuk dapat “ hidup baik” dan bahkan “ hidup lebih baik” , maka peran pendidikan formal lebih mengarahkan pada penciptaan jalan dan suasana yang mendukung bagi proses itu. Letak para pendidik, guru, orang tua, dan masyarakat, lebih bersifat sebaga pendamping atau pembantu daripada penentu sebuah keberhasilan pendidikan. Hal yang substansi dan mendasar dalam kerangka proses ini adalah aktifitas diri peserta didik dalam membentuk dan mewujudkan diri, bahkan perkembangan intelektual yang bernilai adalah pengembangan diri.

Penutup….
Pendidikan memerlukan sebuah ruang kebebasan dan kreatifitas yang menciptakan, mendorong, merangsang , dan memperkembangkan minat, inisiatif, dan imaginasi kreatifnya dalam diri peserta didik. Oleh sebab itu, kebebasan merupakan prasyarat mutlak terciptanya proses ini. Model kebebasan adalah kebebasan disertai dengan sebuah upaya pertanggung jawaban atas apa yang telah dilakukan dan itu, mengandaikan peserta didik dituntut memiliki sebuah reflektifitas terus menerus atas kehidupannya. Sehingga, tujuan pendidikan memang mengarah kepada penciptaan kebijaksanaan hidup dalam diri peserta didik, dan satu-satunya jalan mencapainya adalah kebebasan sebagai kebebasan untuk…
Akhirnya, pendidikan merupakan sebuah proses pendidikan pewujudan nilai yang diperoleh dari proses pergumulan diri yang penuh dinamika yang mengarahkan pribadi menjadi pribadi yang dewasa.

Situs Informasi Pendidikan Indonesia - Serba-Serbi Dunia Pendidikan : http://edu-articles.com/lama/
Versi Online : http://edu-articles.com/lama//?pilih=lihat&id=189Gaya Hidup

Minggu, 05 Juli 2015

Cerita Sarana Angkutan Sungai

perahu sungai adalah kapal dirancang untuk navigasi darat .
Kapal ini biasanya kurang kokoh dibangun untuk kapal-kapal dari laut lepas, dengan navigasi yang terbatas dan peralatan penyelamatan, karena mereka tidak perlu bertahan dari angin kencang atau gelombang besar karakteristik di danau besar, laut atau samudra. Karena itu mereka dapat dibangun dari baja maupun dari bahan komposit. Meskipun baja lebih kuat, material komposit dapat menurunkan berat badan hingga 50% dan dengan demikian menurunkan kebutuhan energi, Mereka dibatasi dalam ukuran dengan lebar dan kedalaman sungai serta ketinggian jembatan mencakup sungai.
Sementara kapal feri sering digunakan untuk menyeberangi sungai, perahu sungai yang digunakan untuk perjalanan sepanjang aliran sungai, sambil membawa penumpang dan kargo, atau keduanya, untuk pendapatan. (Vessels like ' Riverboat casinos ' are not considered here as they are essentially stationary). (Kapal seperti ' kasino Riverboat 'tidak dianggap di sini sebagai dasarnya mereka stasioner).
Pentingnya Kapal sungai tergantung pada jumlah sungai dinavigasi dan saluran serta kondisi jalan dan rel jaringan.
Secara umum, Kapal sungai menyediakan transportasi lambat tapi murah sangat cocok untuk kargo curah dan kontainer
Sejarah
Pada awal 20.000 SM orang-orang mulai memancing di sungai dan danau dengan menggunakan rakit dan motor .
Sumber Romawi 50 SM menyebutkan tanggal ekstensif transportasi barang dan orang-orang di sungai Rhine
Mulanya, perahu biasanya didukung oleh layar atau dayung . Pada Abad Pertengahan, towpaths dibangun di sepanjang sungai paling untuk menggunakan binatang bekerja atau orang menarik Kapal sungai. In the 19th century, steamboats became common. Pada abad ke-19, steamboats menjadi umum.
Modern riverboats are generally screw (propeller) driven , with pairs of diesel engines of several thousand horsepower. Kapal sungai modern umumnya sekrup (baling-baling) didorong , dengan pasang mesin diesel dari beberapa ribu tenaga kuda.
Kapal sungai modern
Banyak Kapal sungai ditunjukkan di bawah ini yang beroperasi di Sungai Yangtze (Chang Jiang) sungai .
Beberapa Kapal sungai besar dibandingkan di akomodasi, pelayanan makanan, dan hiburan ke modern samudera kapal pesiar . Wisatawan perahu menyediakan perjalanan indah dan santai melalui segmen mereka beroperasi masuk di Sungai Yangtze, mereka biasanya mempekerjakan staf untuk tugas ganda: baik sebagai melayani staf dan sebagai penghibur malam menari-berkostum.
Tourist riverboats Wisatawan Kapal sungai 
Mewah kecil kerajinan (tanpa hiburan) beroperasi di perairan Eropa - baik sungai dan kanal, dengan menyediakan beberapa sepeda dan sisi van perjalanan ke desa-desa yang lebih kecil.
High speed passenger transport (transportasi penumpang kecepatan tinggi)
Kapal kecepatan tinggi seperti yang ditunjukkan di sini memiliki keuntungan khusus dalam beberapa operasi di Yangze berjalan bebas. Di beberapa lokasi dalam tiga gorges salah satu cara perjalanan dipaksakan melalui cepat menyempit. Sementara kurang bermanuver dan draft kapal lebih diharuskan menunggu izin kapal kecepatan tinggi ini bebas untuk zip lalu menunggu dengan menjalankan lalu lintas di tempat yang dangkal.
High speed planing and hydrofoil riverboats Kecepatan tinggi perencanaan dan sayap yg berjalan di dlm air Kapal sungai
Daerah dan rendah biaya transportasi penumpang
Kapal sungai kecil digunakan di daerah perkotaan dan pinggiran kota untuk berjalan-jalan dan transportasi umum. Perahu Sightseeing dapat ditemukan di Amsterdam, Paris, dan kota-kota wisata lain di mana monumen bersejarah yang terletak di dekat air.
Konsep transportasi publik waterborn setempat dikenal sebagai taksi air di negara-negara berbahasa Inggris, vaporetto di Venesia, air / sungai trem di bekas Uni Soviet dan Polandia (meskipun perahu tamasya dapat disebut trem air juga). Transportasi umum Lokal waterborn mirip dengan feri.
Kegiatam transportasi yang diperlihatkan di bawah pembawa penumpang jarak dekat antara desa dan kota-kota kecil sepanjang Sungai Yangtze, sedangkan kegiatan lebih besar digunakan untuk biaya rendah di atas gerbong lagi jarak, tanpa makanan mewah atau menunjukkan terlihat di Kapal sungai wisata. Dalam beberapa kasus, wisatawan harus menyediakan makanan mereka sendiri.
Transportasi Barang
Jalan melalui wilayah ini tidak memadai untuk transportasi truk berat dan jalan di sepanjang sungai sangat berbahaya. Karena sebagian besar sungai-sungai utama timur-barat, transportasi kereta api biasanya paling utara-selatan.
Di sini, sebuah drive / pada drive / off ramp tongkang digunakan untuk transportasi truk.
Dalam banyak kasus diangkut truk baru dan sedang dikirim ke konsumen atau dealer.
Mungkin yang unik ke Cina, truk baru diamati perjalanan hulu semua biru, sementara truk-truk baru perjalanan hilir semua putih.
Riverboat used for bulk cargo transport Riverboat digunakan untuk transportasi kargo curah
Rendah nilai barang yang diangkut di sungai dan kanal di seluruh dunia, karena kecepatan lambat lalu lintas tongkang menawarkan biaya terendah per ton mil dan biaya modal per ton dilakukan juga cukup rendah dibandingkan dengan jenis transportasi
SS Inlander on the Skeena River at Kitselas Canyon , 1911 Inlander SS di Sungai Skeena di Kitselas Canyon , 1911
Kapal uap-powered pertama untuk memasukkan Skeena adalah Union pada tahun 1864. In 1866 the Mumford attempted to ascend the river but was only able to reach the Kitsumkalum River . Pada tahun 1866 yang Mumford mencoba untuk naik sungai tetapi hanya mampu mencapai Sungai Kitsumkalum. Ini tidak sampai 1891 bahwa Hudson's Bay sternwheeler Perusahaan Kaledonia berhasil dinegosiasikan melalui Canyon Kitselas dan mencapai Hazelton . Sejumlah kapal uap lainnya dibangun sekitar pergantian abad, sebagian karena pertumbuhan industri ikan dan demam emas . [3]
Kapal museum yang dulunya sebuah sungai khusus mengeruk , juga disebut snagboat "."

Jenis kapal Sungai



Referensi

  1. ^ Composite riverboat decreases energy requirements, costs, ... ^ perahu sungai berkurang Komposit kebutuhan energi, biaya, ...
  2. ^ Boating on the Ohio. Machinery , Lester Gray French, ed. ^ Berperahu di Ohio itu,. Mesin Lester Gray Prancis, ed. Industrial Press, vol. Industri Press, vol. 6, July 1900, p. 6, Juli 1900, hal 334. 334.
  3. ^ Pioneer Legacy - Chronicles of the Lower Skeena River - Volume 1 , Norma V. Bennett, 1997, ISBN 0-9683026-0-2 ^ Pioneer Legacy - Chronicles Sungai Skeena Hilir - Volume 1, Norma V. Bennett, 1997, ISBN 0-9683026-0
tongkang adalah rata-rangkap perahu , dibangun terutama untuk sungai dan kanal pengangkutan barang berat.  Beberapa tongkang tidak mendorong diri sendiri dan harus ditarik kapal tunda atau didorong oleh towboats . Terusan kapal tongkang, ditarik dengan hewan draft pada berdekatan jalan di pinggir sungai untuk menarik kapal , berpendapat dengan kereta api pada awal revolusi industri , tetapi telah outcompeted dalam pengangkutan barang bernilai tinggi karena kecepatan yang lebih tinggi, biaya turun, dan fleksibilitas rute rel .
Penggunaan modern
Tongkang yang digunakan sekarang untuk barang massal nilai rendah, karena biaya pengangkutan barang dengan kapal sangat rendah. Tongkang juga digunakan untuk item yang sangat berat atau besar, sebuah tongkang yang khas ukuran 195 sebesar 35 kaki (59,4 m × 10,6 m), dan dapat membawa sampai 1.500 ton kargo. Sebagai contoh, pada tanggal 26 Juni 2006,, sebuah 565-ton catalytic cracking unit reaktor dikirim dengan kapal dari Pelabuhan Tulsa dari Catoosa di Oklahoma ke kilang di Pascagoula, Mississippi Sangat besar objek biasanya dikirim dalam bagian dan berkumpul di lokasi, tetapi pengiriman unit dirakit mengurangi biaya dan menghindari ketergantungan pada tenaga kerja konstruksi di tempat pengiriman (yang dalam hal ini masih belum pulih dari Badai Katrina ). Dari reaktor itu 700 mil (1.100 km) perjalanan, hanya sekitar 40 mil adalah perjalanan darat, mulai dari pelabuhan terakhir untuk kilang.
Gerak sendiri tongkang dapat digunakan sebagai seperti ketika bepergian hilir atau hulu di perairan tenang, mereka beroperasi sebagai tongkang unpowered, dengan bantuan sebuah kapal tunda, ketika bepergian hulu di perairan yang lebih cepat. Terusan kapal tongkang biasanya dibuat untuk kanal tertentu di mana mereka akan beroperasi.
Banyak, terutama Tongkang Belanda , yang awalnya dirancang untuk membawa muatan di sepanjang kanal Eropa, tidak lagi cukup besar untuk bersaing dalam industri ini dengan kapal baru yang lebih besar.
Banyak dari kapal tongkang telah direnovasi dan kini digunakan sebagai Hotel Tongkang mewah tercatat berlibur di sepanjang kanal yang sama mereka pernah dilakukan bersama butir atau batubara.
Diderek atau unpowered tongkang di Amerika Serikat
Di daerah primitif hari ini dan dalam semua pengembangan-pra (kurang jalan raya atau kereta api) kawasan di seluruh dunia pada zaman sebelum pembangunan industri dan jalan raya, tongkang adalah sarana utama dan paling efisien transportasi darat di banyak daerah di dunia.
Hal ini berlaku bahkan hari ini, untuk banyak wilayah dunia. Dalam industri, atau kurang mengembangkan infrastruktur daerah pra seperti itu, banyak kapal tongkang tujuan-dirancang untuk didukung pada saluran air dengan tiang-tiang panjang dan ramping - sehingga menjadi dikenal di Amerika sebagai saluran air poleboats sebagai ekstensif barat Amerika Utara telah dilunasi dengan sungai anak sungai besar sistem dari Mississippi cekungan drainase .
Poleboats menggunakan kekuatan otot dari "pejalan" sepanjang sisi kerajinan mendorong terhadap tiang terhadap kanal, streambed, atau danau bawah untuk memindahkan kapal mana yang diinginkan. . Dalam penyelesaian barat Amerika itu biasanya lebih cepat untuk navigasi turun Sungai dari Brownsville, Pennsylvania , ke Sungai Ohio pertemuan dengan Mississippi dan kemudian kutub hulu sungai melawan arus ke St Louis daripada perjalanan darat di tanah jalan primitif jarang selama beberapa dekade setelah revolusi Amerika .
Setelah New York dan Pennsylvania Tengah mencapai kereta api Chicago, yang dinamis waktu berubah, dan poleboats Amerika menjadi kurang umum, diturunkan ke sungai kecil dan lebih jauh sungai.
Pada sistem sungai Mississippi hari ini, termasuk yang lain, jalur air terlindung industri perdagangan tongkang dari bahan baku massal seperti batubara, kokas, kayu, bijih besi dan mineral lainnya yang sangat umum di negara maju menggunakan kargo tongkang besar yang menghubungkan dalam kelompok dan kereta-dari-kapal tongkang dengan cara-cara yang memungkinkan volume kargo dan bobot yang akan mencengangkan pelopor sistem tongkang modern dan metode di era Victoria .

 kapal penarik , Herbert P. Brake, dari New York, adalah sebuah tongkang Timur baru pada Erie Canal di Fairport, NY, 27 Oktober 2007.
Tongkang seperti itu tidak mendorong diri sendiri dan harus ditarik kapal tunda atau didorong oleh towboats . Terusan kapal tongkang, ditarik dengan hewan draft pada jalur air yang berdekatan jalan di pinggir sungai untuk menarik kapal itu penting mendasar di awal revolusi industri, yang utama awal proyek rekayasa adalah upaya untuk membangun jembatan , saluran air dan terutama kanal untuk bahan bakar dan pakan bahan baku ke pabrik-pabrik baru lahir dilahirkan di lepas landas industri awal, dan mengambil barang-barang mereka ke pelabuhan dan kota untuk distribusi.
Tongkang dan sistem saluran berpendapat baik dengan kereta api pada awal revolusi industri sebelum sekitar tahun 1850-an - 60an - misalnya, Erie Canal di New York Negara dikreditkan oleh sejarawan ekonomi dengan memberikan meningkatkan pertumbuhan yang diperlukan untuk New York City untuk gerhana Philadelphia sebagai terbesar pelabuhan Amerika dan kota - namun sistem kanal tersebut dengan kunci mereka, kebutuhan untuk pemeliharaan dan pengerukan, pompa dan masalah sanitasi akhirnya outcompeted dalam pengangkutan-nilai item tinggi oleh kereta api karena kecepatan yang lebih tinggi, biaya turun, dan fleksibilitas rute transportasi rel .
Tongkang dan sistem kanal yang tetap yang besar, bahkan mungkin utama, kepentingan ekonomi sampai setelah Perang Dunia I di Eropa, khususnya di negara-negara maju lebih dari Low Countries , Perancis , Jerman , Polandia , dan khususnya Britania Raya yang lebih atau kurang membuat sistem karakteristik sendiri.
Jenis kapal tongkang
Istilah "tongkang" digunakan untuk menggambarkan sebuah perahu yang lebih luas daripada narrowboat , dan orang-orang yang pindah tongkang sering dikenal sebagai lightermen .
Di Amerika Serikat, regu kelasi geladak melakukan kerja dan yang diawasi oleh leadman atau pasangan tersebut.
Para kru kapal kapal penarik hidup pada saat dikirimkan sepanjang sistem sungai pedalaman atau perairan Intracoastal.
Polandia digunakan pada kapal tongkang untuk menangkis tongkang karena mendekati kapal lain atau dermaga. Hal ini juga sering disebut 'kutub tombak'. Pada kanal dangkal di Britania Raya, panjang tiang bergalah digunakan untuk manuver atau mendorong perahu.
Etimologi
France Sebuah tongkang yang membawa bahan daur ulang pada saluran Deûle di Lambersart , Perancis
Tongkang dibuktikan dari tahun 1300, dari Old Prancis tongkang, dari bahasa Latin Vulgar barga. Kata awalnya bisa mengacu pada setiap perahu kecil; makna modern muncul sekitar 1480. Bark "kapal kecil" dibuktikan dari 1420, dari Perancis kapal barque Lama, dari Barca Latin Vulgar (400 AD). Arti lebih tepat "kapal tiga-masted" muncul pada abad ke-17, dan sering mengambil ejaan Perancis untuk disambiguasi.
Kedua mungkin berasal dari bahasa Latin barica, dari Yunani Baris "perahu Mesir", dari Koptik Bari "perahu kecil", hieroglif Mesir
Sebagai tambahan, istilah "memulai" secara harafiah berarti dewan jenis perahu disebut kapal barque "". Tiang-tiang yang panjang digunakan untuk manuver atau mendorong tongkang yang telah melahirkan ungkapan "Aku tidak akan menyentuh bahwa subjek [/] hal dengan tiang tongkang." Tampaknya bahwa hubungan dengan tiang tongkang datang setelah frase itu digunakan. penggunaan modern menggunakan 'kaki' sepuluh tiang, tetapi hal paling awal di cetak melibatkan empat puluh kaki tiang [2] , yang improbably panjang untuk operasi tongkang.

Bak perahu

From Wikipedia, the free encyclopedia Dari Wikipedia Bahasa Melayu, ensiklopedia bebas

Jump to: navigation , search Langsung ke: navigasi , cari
Sunken tub boats in the Bude Canal at the end of the 19th century Cekung bak perahu di Canal Bude pada akhir abad ke-19
Sebuah perahu bak adalah jenis kapal kargo unpowered digunakan pada sejumlah orang Inggris awal [1] dan Jerman [2] kanal. Kapal-kapal Inggris itu biasanya 6 m (19,7 ft) panjang dan 2 m (6,6 kaki) lebar dan umumnya dilakukan 3 ton panjang (3,0 t ; 3,4 ST ) sampai 5 ton panjang (5.1 t; 5,6 ST) kargo, meskipun beberapa tambahan yang mendalam bisa membawa hingga 8 ton lama (8,1 t; 9,0 ST). [3] Mereka juga disebut kompartemen perahu atau kapal kontainer.
Keutamaan utama perahu bak adalah fleksibilitas mereka. Mereka dapat ditarik di kereta api dari 30-10 atau lebih perahu menggunakan daya kuda, atau lambat kapal tunda uap , di mana jumlah perahu bervariasi sesuai dengan jenis muatan. Tubs bisa diangkat lebih mudah daripada kapal besar dan perahu mengangkat bak dan pesawat cenderung dikembangkan sebagai alternatif kunci kanal , khususnya di atau dekat tambang batu bara atau karya industri serupa. Pada mengangkat kereta dengan mudah dapat dibagi, perahu mengangkat secara individu, dan kereta dipasang kembali setelah itu. Kadang-kadang perahu yang digunakan pas-pas dalam wadah non-tahan air yang dapat lebih mudah diangkat. Karena ukurannya yang kecil, kanal-kanal yang dibangun untuk kapal bak mandi juga bisa lebih kecil untuk menghemat biaya konstruksi yang cukup besar.
Penggunaan pertama perahu bak mandi di Inggris berada di Bridgewater Canal . menggunakan terkenal lainnya berada di Shropshire Union Canal dan Canal Bude .
Dua bak-perahu yang diawetkan di Kota Victoria Hill Blists museum.
Pada tahun kemudian, versi yang lebih besar dari perahu bak mandi termasuk Puding Tom di Aire dan Calder Canal dan tongkang Hargreave digunakan pada jalur air yang sama.

Daftar Bak Saluran Perahu

Lihat pula

Referensi

  1. ^ List of tub boat canals ^ Daftar kanal perahu bak mandi
  2. ^ Uhlemann, Hans-Joachim (2002). Canal lifts and inclines of the world (English Translation ed.). ^ Uhlemann, Hans-Joachim (2002) lift. Canal dan lereng dunia (ed Terjemahan Bahasa Inggris.). Internat. ISBN 0-9543-1811-0 . Internat. ISBN 0-9543-1811-0 .  
  3. ^ Definition ^ Definisi

Semoga, Aamiin…. (amms)***Cerita Sarana Angkutan Sungai